· Lemah lembut dalam proses belajar mengajar.
· Bijaksana dalam memberikan pujian atau
hadiah dan hukuman pada anak.
· Guru tidak bersikap pilih kasih.
v Pola kesederajatan
Guru dalam interaksinya senantiasa memunculkan
sikap tawadhu terhadap siswanya, pola interaksi seperti ini membuat guru
menghargai potensi yang dimiliki anak. Dengan demikian pola yang dimunculkan
bernuansa demokratis, guru memberikan kesempatan pada siswa untuk menyampaikan
sesuatu yang belum dimengerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar